Indonesian Automotive Community

General => General Discussion => Topic started by: matalangit on December 13, 2011, 07:22:22 PM

Title: Polisi menyarankan pengusaha rental mobil menggunakan GPS Tracker
Post by: matalangit on December 13, 2011, 07:22:22 PM
Saat ini marak pencurian dan penggelapan mobil - mobil milik pengusaha rental.

Berdasarkan data di Satuan Subdit Ranmor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya kejahatan pencurian kendaraan bermotor roda empat selama periode bulan Juni 2011, sebanyak 24 kendaraan dicuri dari perusahan jasa penyewaan mobil.

Modus pencurian kendaraan rental yang tengah marak adalah :


Demikianlah informasi yang disampaikan  Kasubdit Ranmor Polda Metro Jaya Suyudi Aryo Seto saat berbincang dengan VIVAnews.com, Kamis 23 Juni 2011.

Lalu bagaimana mengantisipasi modus operandi tersebut? Menurut Suyudi upaya pencegahan yang bisa dilakukan pemilik kendaraan ialah mengenal latar balakang supir pribadi yang akan direkrut. "Sebaiknya dia tahu identitas dan lainnya. Minimal polisi bisa melakukan penyelidikan kalau terjadi pencurian," ujarnya  :police:

Tidak hanya itu, pemasangan GPS Tracker  sangat perlu untuk kendaraan yang akan direntalkan. "GPS Tracker perlu terutama untuk mobil-mobil rental dan ini memudahkan pekerjaan polisi," tambahnya.

Contoh GPS Tracker dapat dilihat di tokogpstracker.com

Sebelumnya, Satuan Subdit Ranmor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkap tiga sindikat spesialis pencurian mobil rental dengan barang bukti sebanyak 24 unit.

Dari tiga sindikat pencuri terdapat tujuh tersangka, termasuk pencuri dan penadahnya. Pelaku berinisial DF, SY dan AS (residivis), FZ dengan modus menyewa mobil, serta AR, HR dengan cara membius sopir sewaan dan seorang wanita berperan sebagai penadah, ET.

Polisi menangkap para pelaku beserta barang bukti hasil pencuriannya di daerah Jakarta, Bekasi (Jawa Barat), Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pelaku menjual mobil curian kepada penadah dengan harga kisaran Rp20 juta-Rp30 juta per unitnya dengan memalsukan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

Seperti diketahui, selama periode 2010 Polda Metro Jaya mencatat telah terjadi 1.598 curanmor roda empat dengan tingkat pencurian tertinggi di Jakarta Barat sebanyak 411 kasus. Sedangkan periode Januari-April 2011 terjadi 285 pencurian kendaraan bermotor roda empat dengan tingkat pencurian tertinggi lagi-lagi di Jakarta Barat sebanyak 51 kasus.
[/list]