Indonesian Automotive Community

Please login or register.

Login with username, password and session length
Advanced search  

News:

Daftarkan diri Anda terlebih dahulu sebelum posting ke forum.

Pages: [1]   Go Down

Author Topic: Hati hati beli rumah di Cibubur (Bau Sampah!!!!)  (Read 5504 times)

indoro1ds

  • Penumpang Bis
  • *
  • Reputation: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 9
  • mbahmar1jan@yahoo.com
Hati hati beli rumah di Cibubur (Bau Sampah!!!!)
« on: September 07, 2008, 09:53:37 AM »

Hati hati beli rumah di Cibubur (Bau Sampah!!!!)
Membaca salah satu kolom Kompas mengenai Advetorial Hunian daerah Cibubur, perlu diklarifikasi agar jangan menjadi jebakan seperti yang saya alami. Tahun lalu saya mengambil rumah di Cibubur, Bogor, juga dengan harapan agar bisa mendapatkan suasana dan udara yang masih segar. Namun ternyata tinggal impian saja karena kenyataan di lapangan tidak sesuai dengan promosi.

Penyebab utamanya adalah digunakannya Jalan Cibubur-Cileungsi (Trans Yogi) sebagai jalur mobil sampah Pemda DKI Jakarta ke Bantar Gebang, Bekasi. Masalah timbul karena mobil sampah yang lalu lalang dalam kondisi yang tidak layak pakai, misalnya tutup terpal tidak memadai, tetesan air sampah yang menetes ke jalanan menyebabkan bau sampah bertahan lama walaupun mobil sudah berlalu, serta adanya beberapa tempat penampungan sampah ilegal sepanjang Jalan Narogong.

Jalan alternatif Cibubur memang merupakan jalan umum sehingga siapa pun boleh menggunakan, namun seharusnya hak-hak pengguna jalan ataupun hak-hak penghuni yang berada di lintasan jalan tersebut diperhatikan. Apalagi sepanjang jalan tersebut saat ini tumbuh banyak perumahan, dan tempat-tempat makan yang sangat terpengaruh oleh polusi yang ditimbulkan oleh mobil sampah yang tidak layak pakai tersebut. Padahal sejak satu-dua tahun lalu jalur ini menjadi jalur utama lalu lintas rombongan RI 1 (Presiden Republik Indonesia). Bau sampah yang menyengat hampir setiap hari dirasakan, terkadang membuat mual dan muntah.
Protes sudah dilayangkan ke pengembang perumahan, namun tidak ditanggapi karena dianggap hal itu bukan kesalahan pengembang. Harap hal ini menjadi perhatian instansi terkait yaitu Pemprov DKI Jakarta sebagai pemilik sampah, dan Pemkab Bekasi yang meraup uang pengelolaan sampah tersebut.

Bagi calon pembeli lebih baik melakukan survei terlebih dahulu untuk membuktikannya. Sejak keluar Tol Cibubur bau sampah mulai terasa.



Mungkin maksudnya biar merakyat kali mas? akses jalan orang kaya dengan aroma miskin. jarang loh mas itu, apalagi "Indonesia 1" sering lewat situ. Bravo....Bravo....
Kemungkinan besar RI1 ga pernah buka jendela untuk bayar tol
gw belajar dari penjaga kamar mayat RSCM, supaya ga kecium.....bernafas lah lewat mulut....
kl napas lewat mulut tetep masuk..mending celupin kepala ke dalem baju.. Nanti sampai mcd kluarin lagi..heheheh...
Atau jangan-jangan "Indonesia 1" nafas lewat mulut? Barangkali dia juga belajar pada Penjaga kamar mayat kali ya?
kl napas lewat mulut tetep masuk..mending celupin kepala ke dalem baju.. Nanti sampai mcd kluarin lagi..heheheh...
makan McD aroma sampah...nikmaaaaat...
bisa jadi...soalnya beliau khan ex militer, pasti ada lah pelajaran antibautai spt itu.
untuk simulasi bau bau spt itu, cuma dengan modal cutton butt,
korek puser sendiri dan ciumlah,
bisa juga pakai kaus kaki dan jangan ganti selama 1 minggu.
pertama kali gw cium aroma nyam nyam di areal ini kira2 5thn lalu. saat itu gw blom pindah ke kawasan cibubur. pas bayar tol koq ajaib gini baunya.. kontan gw tanya ama petugas pembayaran tolnya : ada tempat sampah ya disini? trus dia jwb : ga pak.
tiap lewat situ gw amati.. ternyata di pintu paling kanan ada selang air yg sangat mubazir ngocor ke jalan.. kacau nih yg lupa matiin air disitu... eh ga taunya air itu gunanya buat melarutkan ekstrak sampah yg netes2 pas truknya berenti bayar.
asli parah emang.. meski cepet2 tutup jendela si ekstrak sampah ini lengket dibulu2 idung sekitar 1 menit.
loe tau khan..bekasi tugasnya cebokin beraknya jakarta....
makanya sisa manusia dikasih nama TINJA = TAI INSAN JAKARTA
di exit tol bekasi barat juga sama bro...
cuma mungkin karena lebih rame manusia, jadi ga begitu kerasa baunya...
iya...bener bgt.. pintu tol bekasi barat jg gitu.. secara yg isep lbh byk maka ga kentel2 amat baunya.. kyknya di pintu masuk ancol arah tanjung priok jg tuh..
pernah suatu saat agak macet disamping truk sampah.. liat air ekstraknya netes2 ditambah lg belatung yg nempel diberbagai tempat disekujur truk itu.. koq ga ditilang polisi ya? bawa penumpang di bak terbuka dalam tol dan tanpa pake helm?
mungkin karena belatungnya berkepala bulat dan agak hitam ujungnya, jadi dikira sudah pakai helm, dan dari segi jumlah juga polisi kalah banyak
hhhmm... kalah jumlah lebih masuk akal... jiper jg tuh polisi lawan pasukan belatung...
salut ama pengumpul sampah, petugas loket tol, sopir truk sampah dan tentunya mobil dibelakangnya...

Kepala Dinas Kebersihan Kota Bekasi Dedi Djuanda, mengatakan truk angkut sampah milik pemerintah Jakarta yang setiap harinya lalu lalang ke Bekasi, tidak layak.

Truk tersebut hanya memakai penutup tarpal robek-robek, sehingga menimbulkan bau busuk di sepanjang jalan yang dilalui.“Banyak truk sampah milik Jakarta sudah tidak layak,” kata Dedi ketika dihubungi Tempo.

Truk yang tidak layak itu juga menyalahi rute pengangkutan sampah ke kawasan tempat pembuangan akhir (TPA) Bantar Gebang. Seharusnya, kata Dedi, truk yang terbuka yang hanya memakai penutup tarpal itu tidak boleh melintasi di jalan Achmad Yani setelah keluar dari pintu tol Bekasi Barat, pada siang hari.

Menurut Dedi, truk angkut sampah yang diperbolehkan melintas siang adalah truk tertutup jenis kontainer dan kapsul yang tidak menimbulkan bau busuk di jalan. Rute lain yang bisa dilalui truk tertutup itu adalah, lewat Cibubur, Bogor, lalu masuk ke jalan Raya Narogong, menuju kawasan TPA Bantar Gebang.

Dedi mengaku telah berulangkali memperingatkan pemerintah DKI agar mematuhi regulasi angkut sampah yang telah disepakati bersama. “Tetapi sampai saat ini tidak dipatuhi,” katanya.

Kesimpulannya truk sampah yg melewati Cibubur itu tidak layak pakai, makanya aroma sampah ada di sekujur area Cibubur.

Dampak sosial, bukan hanya pada masyarakat yang daerahnya ditempati sampah, berdasarkan pengalaman jalan yang dilewati truk sampah, menyebarkan bau tak enak. Coba jika jalan selepas pintu tol sekitar Cibubur menuju Cileungsi bau menyengat sepanjang jalan mulai terjadi sejak pagi hari. Jadi, dampak itu harus sudah diduga sebelumnya, bukan dicoba dulu baru dihentikan. Buat rakyat kok coba-coba

Kepala Sudin Kebersihan Jakarta Timur Wira Haryadi mengatakan selama ini pengguna jalan yang mengeluhkan bau busuk di lokasi itu. “Bau busuk itu sangat menyengat hidung bahkan hingga jarak 100 meter dari lokasi pintu keluar Tol Cibubur,” kata Wira

Dia menuturkan, pada saat membayar di pintu keluar, tetesan air memang lebih banyak dan mengendap di jalur tersebut.
Jalur tersebut, kata dia, memang selalu dilalui truk pengangkut sampah menuju Bantargebang  dari wilayah Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat serta truk pengangkut dari swasta.
“Jalur ini memang agak jauh dan butuh waktu lebih lama apalagi seringkali macet. Tetapi kalau lewat Bekasi, hanya diizinkan setelah pukul 21.00 WIB,” ujar Wira

truk-truk pengangkut sampah yang melintasi tol Bekasi Barat atau jalan alternatif Cibubur menuju ke TPA adalah truk sampah biasa. Sampah yang diangkut pun banyak berceceran di jalan-jalan karena penutup truknya hanya jaring-jaring tali plastik atau paling baik terpal. Tidak ada lagi truk peti kemas yang mengangkut sampah!
Sampah yang diangkut pun masih berupa sampah segar yang banyak mengandung cairan. Bau busuk pun merebak, sementara air kotor berceceran.
Pengelolaan TPA masih saja jorok dan buruk meskipun tidak dimungkiri ada kemajuan dari tahun-tahun sebelumnya. Tetapi, masalah bau menyengat yang menyebar akibat timbunan sampah dan cover soil yang tidak beres, serta leachet atau air lindi yang merembes ke mana-mana, belum maksimal ditanggulangi. Keberadaan TPA lebih banyak menimbulkan masalah yang berujung pada saling tuding antara Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI.

Bayangkan saja, baunya saja sampai ke area Terusan Cibubur, ke Cileungsi dan sekitarnya...mungkin sampai ke pabrik Mercy di Gn Putri, bahkan sampai ke Pekayon- Bekasi Barat...kebayang nggak...kami yang tinggalnya radius km-an jauhnya dari TPA, masih dapat hadiah baunya...gimana yg tinggal di sekitaran TPA tersebut..?? yg jelas, kalau TPA penanganannya seperti itu, yg baunya menyengat berkilo-kilo meter dari area, yg mobil truknya menyebarkan bau selama dalam perjalanan dari Jakarta ke Bantargebang, plus hadiah air tetesan dari truk sampah yang sangat "menyehatkan"..., sampai kapanpun rakyat akan terus melawan...

  
Logged

sulis94

  • Tukang Ojek
  • *
  • Reputation: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 11
Re: Hati hati beli rumah di Cibubur (Bau Sampah!!!!)
« Reply #1 on: February 21, 2009, 09:15:33 AM »

info bagus nih,

memang rumahnya dicibubur sebelah mana.

legenda wisata cibubur gak tuh....:)
Logged
Pages: [1]   Go Up