Indonesian Automotive Community

Please login or register.

Login with username, password and session length
Advanced search  

News:

Daftarkan diri Anda terlebih dahulu sebelum posting ke forum.

Pages: [1]   Go Down

Author Topic: Cara Melakukan Penyetelan Celah Katup Mobil  (Read 374 times)

BeliOnderdil

  • Supir Angkot
  • **
  • Reputation: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 95
Cara Melakukan Penyetelan Celah Katup Mobil
« on: January 09, 2017, 12:04:49 PM »



Klep atau dengan nama lain valve atau biasa disebut dengan katup merupakan salah satu komponen yang berfungsi untuk mengatur masuknya gas baru dan keluarnya gas buang sisa pembakaran pada mesin mobil. Mengingat peran dari katup sendiri yang begitu berat dan juga vital, penting bagi Anda untuk selalu mengetahui kondisi komponen satu ini karena apabila katup mengalami kebocoran atau sedikit gangguan dapat mengakibatkan tenaga mesin menjadi menurun atau dropnya performa mesin.

Proses menyetel celah katup atau valve clearance merupakan salah satu dari langkah penyetelan awal sebelum menghidupkan mesin. Celah katup merupakan suatu komponen penting yang dapat mengatur sistem kerja dari mesin, untuk itu penting bagi Anda untuk melakukan penyetelan celah katup demi terjaganya kinerja mesin.

Mengapa penyetelan katup perlu dilakukan?

Mengacu pada adanya penyebaran panas (pemuaian), maka rocker arm dan ujung batang katup harus memiliki celah katup. Jika celah katup terlalu longgar atau terlalu sempit, maka akan timbul masalah seperti halnya sebagai berikut:

  • Jika celah katup terlalu longgar, maka katup akan membuka terlambat dan menutup terlalu cepat. Hal ini dapat menimbulkan suara berisik dan getaran.
  • Jika celah katup terlalu sempit, maka katup akan membuka terlalu awal dan menutup secara lambat. Hal ini dapat mengakibat terjadi kesalahan pada proses pengapian atau terjadinya pengapian balik.


Tujuan penyetelan katup

  • Untuk menjamin efisiensinya pengeluaran dan pemasukan campuran bahan bakar dengan udara ke dalam silinder untuk dikompresikan agar pembakaran dapat memperoleh power yang diharapkan.
  • Untuk menjamin efisiensi pembuangan gas sisa pembakaran untuk keluar dari dalam silinder ke udara bebas melalui exhaust manifold atau knalpot.
  • Untuk menjamin kondisi pemasukan dan pengeluaran pada setiap silinder.

Memiliki peran yang penting, tentunya penyetelan celah katup harus dilakukan dengan benar, karena jika tidak dapat menimbulkan berbagai masalah yang dapat membuat umur mesin menjadi lebih singkat.

Kali ini Blog BeliOnderdil akan memberikan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menyetel celah katup.

Sebelum melakukan proses penyetelan, hendaknya Anda menyiapkan terlebih dahulu peralatan yang akan digunakan.

Peralatan :

  • Tool box (obeng minus/plus, kunci ring)
  • Kunci busi
  • Kunci T 12
  • Feeler gauge
  • Majun
  • Buku manual (jika ada)

Sebelum memulai proses, perlu Anda perhatikan bahwa tutorial berikut ini merupakan penyetelan untuk mesin dengan mekanisme katup OHV dan FO 1-3-42. Namun, Anda tak perlu khawatir jika mobil Anda berbeda dari jenis yang disebutkan, karena tutorial berikut ini mengajarkan tentang konsep dasar cara menyetel katup, untuk itu bagi mesin dan mekanisme katup yang berbeda tentu dapat menyesuaikan.

Persiapan

  • Mempersiapkan mesin, alat dan bahan yang diperlukan.
  • Periksalah oli mesin, air radiator dan bahan bakar.
  • Hidupkan mesin untuk pemanasan kurang lebih 5 menit.
  • Membuka cover kepala silinder.

Cara Menyetel Celah Katup

1. Langkah pertama yang harus Anda lakukan ialah memutar poros engkol sampai tanda yang terdapat pada puli poros engkol tepat dengan angka 0 pada tutup rantai timing.
2. Saat ini, Anda perlu menentukan top kompresi silinder 1 atau justru 4. Lakukan proses ini dengan cara sebagai berikut :
- Ketika Anda melakukan putaran pada poros engkol, perhatikan pula katup masuk silinder mana yang bergerak. Gerakkan puli poros engkol dan lihat katup masuk atau push rod katup masuk pada silinder 1 atau 4.
- Ketika Anda memutar poros engkol dan yang bergerak ialah push rod katup masuk silinder 4, hal ini menandakan ketika tanda pada puli tepat dengan tanda 0, yang sedang mengalami top kompresi ialah silinder 1. Begitupun sebaliknya.
Nok as pada silinder yang TDC (Top Dead Center) posisi roker arm nya berkondisi bebas atau renggang tidak menekan batang valve. Anda perlu memeriksa kerenggangan batang valve atau connectiong rod dengan membuka lubang pemasukan oli yang di tutup kepala silinder, kemudian memasukkan jari tangan untuk memastikan memutarnya batang valve.

Melihat arah rotor distributor.

Untuk mengatur timing yang sudah benar dapat juga dilihat dari arah rotor distributor, apabila mengarah ke busi nomor dua (saat tutup distributor dilepas) atau kabel busi nomor satu (saat tutup distributor dipasang) berarti yang sedang mengalami top kompresi ialah silinder 1.

3. Untuk menentukan katup mana saja yang boleh disetel ketika top kompresi silinder 1 atau 4 Anda dapat melakukan cara dengan melihat diagram atau tabel proses kerja silinder, atau bisa juga dengan menggerak-gerakkan puli poros engkol bersamaan dengan melihat push rod katup yang tidak bergerak. Anda boleh melakukan penyetelan ketika push rod tersebut tidak bergerak.
- Katup Pertama berada didekat kipas radiator
 
4. Berikutnya, Anda perlu menyetel celah katup sesuai dengan spesifikasinya. Dapat dilakukan dengan cara-cara berikut ini :
- Pertama, Anda dapat mengendurkan mur 12 menggunakan kunci ring 12.
- Selanjutnya feeler gauge perlu ditempatkan atau dimasukkan ke dalam celah antara rocker arm dengan batang katup. Lakukan penyetelan katup 1-2-3-4 menggunakan feeler gauge dengan ukuran intake 0,20 mm dan exhaust 0,30 mm
- Kemudian Anda perlu melakukan penyetelan dengan mengubah baut penyetel menggunakan obeng baik dikencangkan atau dikendurkan.
- Setelah celah katup telah berada pada posisi yang benar atau sesuai, Anda perlu mengencangkan mur penahan seiring dengan menahan baut penyetel agar tidak bergerak. Kemudian periksa kembali celah katup dengan merasakan tarikan atau gesekan dari feeler gauge.
- Anda dapat mengulangi cara penyetelan selanjutnya dengan cara mengetopkan poros engkol kembali.

5. Berikutnya, Anda perlu memutar poros engkol cukup satu putaran atau searah 360° sehingga tanda pada puli bertepatan dengan tanda 0 pada tutup rantai timing.

6. Anda juga perlu melakukan penyetelan celah katup lain yang belum disetel sesuai spesifikasi. Lakukan penyetelan klep  4 – 6 – 7 – 8 menggunakan feeler gauge ukuran intake 0,20 mm dan exhaust 0,30 mm.

7. Setelah selesai, Anda dapat menutup kembali kepala silinder, dan memasang komponen lain yang sebelumnya telah dibuka.

8. Kemudian, untuk memeriksa kondisi dini mesin, Anda dapat menghidupkan mesin dan perhatikan apakah sudah halus atau belum.

9. Jika sudah, proses yang telah Anda lakukan dapat dikatakan berhasil.
Bersihkan berbagai peralatan yang dipakai, objek kerja lain dan juga tempat pengerjaan.

 
© Otomotifscool

Untuk mengetahui tips dan info seputar otomotif dapat dibaca selengkapnya di blog.belionderdil.co.id
  
Logged
Pages: [1]   Go Up
 

anything