Indonesian Automotive Community

Please login or register.

Login with username, password and session length
Advanced search  

News:

Daftarkan diri Anda terlebih dahulu sebelum posting ke forum.

Pages: [1]   Go Down

Author Topic: Delapan Cairan Penting Mobil yang Perlu Diperhatikan  (Read 333 times)

BeliOnderdil

  • Supir Angkot
  • **
  • Reputation: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 95
Delapan Cairan Penting Mobil yang Perlu Diperhatikan
« on: February 25, 2017, 11:31:31 AM »

Tak jauh berbeda, sebuah kendaraan seperti mobil sebenarnya dapat dianalogikan seperti manusia. Mengapa demikian? Manusia tentu membutuhkan cairan khusus untuk menunjang diri agar selalu fit, begitupun dengan sebuah mobil yang juga membutuhkan cairan yang tepat dan memadai, khususnya untuk bagian mesin agar dapat bekerja dengan optimal ketika digunakan.

Masih banyak beberapa pengendara sekaligus pemilik mobil yang belum mengerti atau memang tidak paham mengenai jenis dan fungsi dari berbagai cairan yang diperlukan mobil. Padahal, apabila kapasitas cairan ini berkurang atau bahkan kosong, fatal akibatnya bagi sebuah kendaraaan.

Kali ini, Blog BeliOnderdil akan mengulas berbagai cairan mobil yang perlu Anda ketahui dan perhatikan kondisinya. Simak ulasan berikut ini :

Oli mesin
Oli mesin merupakan cairan penting pertama yang perlu Anda perhatikan. Penting bagi Anda untuk memeriksa oli mesin secara berkala dan juga rutin. Lakukan pengecekan mulai dari kapasitas atau ketinggian oli tersebut apakah berada di antara batas minimum dan maksimum. Jika oli menunjukkan kapasitas di bawah batas minimum, segera tambahkan.

Tak hanya batas ketinggian oli, Anda juga perlu memeriksa kondisi oli dengan melihat warna terkini oli mesin. Ketika warna oli telah berubah jauh dari warna aslinya atau bahkan sudah menghitam, segera lakukan penggantian sebelum berdampak pada performa mesin yang akan memburuk.

Sebaiknya ganti oli mesin mobil Anda setiap jarak 7.500 – 10.000 km untuk kendaraan yang jarang digunakan, sedangkan untuk mobil yang sering digunakan bahkan sering terkena macet disarankan untuk mengganti oli setiap jarak 5.000 km agar mesin tetap bekerja dengan optimal

Air radiator
Selain oli mesin, cairan berikutnya yang perlu Anda periksa ialah air radiator. Lakukan pemeriksaan air radiator dengan memeriksa volume air secara visual di dalam tangki cadangan.

Air radiator yang tidak pas atau kurang tentu akan mempengaruhi mesin mobil yang lebih mudah mengalami overheating atau panas berlebihan. Untuk itu, jika volume air sudah berkurang, tambahkan cairan khusus untuk radiator hingga mencapai batas maksimal yang ditentukan. Umumnya setiap jarak 20.000 km, Anda disarankan untuk mengganti air radiator agar tetap bersih dan tidak mampet.

Air Accu (aki atau baterai)
Air aki juga termasuk salah satu cairan penting yang harus diperiksa agar masa pakai baterai mobil ini dapat bertahan dengan lama atau berusia panjang. Anda dapat memeriksa air aki setiap dua minggu sekali dengan memastikan ketinggian cairan aki pada seluruh sel berada di antara batas bawah (lower level) dan batas atas (upper level). Namun, pemeriksaan ini tidak berlaku untuk Anda yang memiliki kendaraan dengan aki berjenis MF (Maintenance free atau aki kering).

Minyak rem
Berikutnya, periksalah minya rem, pastikan kapasitas minyak rem masih berada pada batas maksimum. Minyak rem yang sudah berkurang hingga batas minimum dapat Anda ketahui dengan tanda lampu indikator rem parkir menyala, dan penting bagi Anda untuk segera melakukan perbaikan atau pengisian ulang minyak rem.

Perlu Anda ketahui juga, apabila ketinggian minyak rem jauh di bawah batas minimum, kebocoran sistem rem tentu tak dapat terhindarkan, kerusakan ini pun juga dapat mengakibatkan blongnya rem mobil saat digunakan. Anda disarankan dapat mengganti minyak rem ketika menempuh jarak 50.000 km atau paling tidak setiap kurang lebih dua sampai tiga tahun.

Air Wiper
Air wiper tentu berguna dan perlu untuk digunakan ketika wiper hendak dinyalakan. Wiper yang beroperasi tanpa bantuan air, atau wiper yang bekerja saat kaca kering tentu dapat membuat permukaan kaca rusak. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk selalu memeriksa kadar atau volume air di dalam tangki wiper dan upayakan agar selalu terisi. Anda juga dapat menambahkan cairan pembersih kaca jika perlu untuk menghilangkan kotoran yang lengket, sekaligus menjadikan permukaan kaca terlihat lebih jernih.

Minyak power steering
Khusus bagi Anda yang komponen kemudi nya menggunakan sistem power steering, minyak atau oli power steering penting untuk Anda periksa secara rutin. Seperti cairan-cairan sebelumnya, volume minyak power steering harus selalu berada di antara batas minimum dan maksimum. Minyak power steering yang berkurang atau tidak sesuai batas, tentu dapat menyebabkan kerusakan pada power steering. Untuk menjaga kinerja power steering sendiri dapat Anda lakukan dengan membiasakan untuk selalu meluruskan roda depan sebelum mematikan mesin kendaraan.

Ganti oli power steering setiap menempuh jarak 200.000 km atau paling tidak setelah 1 (satu) tahun pemakaian agar sistem kemudi dapat lebih awet dan berumur panjang.

Oli gardan
Oli gardan memiliki fungsi yang begitu signifikan, yakni untuk melumasi gear atau gigi gardan yang kerjanya bergesekan dengan komponen lain secara terus menerus. Oli gardan juga perlu untuk dijaga kualitasnya. Oli gardan yang bocor atau bahkan sudah habis tentu dapat membuat kerusakan serius pada komponen satu ini. Untuk itu, perhatikan selalu apakah terjadi kebocoran oli pada gardan atau tidak, jika iya segera lakukan perbaikan. Lakukan penggantian oli gardan setiap kendaraan menempuh jarak 10.000 km

Oli transmisi matik
Mobil dengan transmisi matik tentu sangat bergantung pada volume pelumas yang terkandung dalam pengoperasiannya. Hindari kebiasaan meremehkan transmisi matik yang kekurangan oli sampai di bawah batas minimum. Oli transmisi yang tidak sesuai kapasitas tentu dapat membuat saluran tenaga dan kecepatan putaran mesin  akan terganggu.

Pemeriksaan oli transmisi penting untuk Anda lakukan secara rutin tiap dua minggu sekali atau setiap menempuh jarak 10.000 km dengan waktu penggantian oli setiap kendaraan menempuh jarak 100.000 km. Pemeriksaan tentu dilakukan dengan tujuan ketika terjadi kebocoran oli matik, permasalahan tersebut dapat segera diatasi, sebelum membuat kerusakan yang lebih fatal.
  
Logged

Michaelo75

  • Penumpang Bis
  • *
  • Reputation: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 2
  • I think best when I have a wrench in my hands.
    • Charger Mobil
Re: Delapan Cairan Penting Mobil yang Perlu Diperhatikan
« Reply #1 on: March 06, 2017, 02:37:37 PM »

Saya paling sering cek oli mobil sama minyak rem hahaha cuman cairan yang lain jarang :p Kecuali bensin ya hahaha Kalau emang uda rada gak enak mobil saya, baru deh saya ganti hahaha
Logged
Pages: [1]   Go Up